Selasa, 25 September 2012

perjuangan kecil yang menghibur

dimulai dari rasa tanggung jawab yang harus saya jalani sebagai mahasiswa saya harus melakukan apa saja sebagai bagian dari proses pembelajaran selama kuliah tetap berjalan, harus mencari dan melakukan hal-hal yanng terlihat tidak penting, tubuh dan pikiran saya terus menerus diforsir dengan keadaaan yang seakan terus menghimpit baik fisik maupun mental. Kembali saya berharap bahwa ini adalah bagian dari prioses pendewasaan diri kearah yang lebih baik.
Banjarnegara, 24 September 2012 jam 2 siang, saya sudah harus dituntut dengan keadaan yang sangat memberatkan langkah saya hanya demi sebuah tanda tangan dan cap stempel ke daerah yang cukup jauh KLATEN, disana saya harus menemui pembimbing lapang saya semasa saya masih magang 2 bulan yang lalu bernama pak Tri daryanto, dan memeinta stempel cap dari PT yang beliu  mengabdikan.buahperjalanan panjang saya lalui selama kurang lebih 5 jam, saya dtemani teman kuliah saya bernama pompi setiawan sesuai dengan namanya setia kawan, meskipun bukan satu kelompok tetapi dia mau menemani saya. SAyang dia cowok...hahahahahahha
tapi kenapa teman saya yang satu kelompok justru enggan...hadeeeeehhhhhh
saya sedikit kecewa mereka hanya mau mengurusi kemauannya sendiri.,,,. tapi ta apalah selama saya masih mampumelakukannya sendiri saya dilarang utnuk mengeluh. untuk penginapan disana saya tidak dibikin pusing karena saya punya banyak teman sisana. amin.
setealah tiba dijogja saya banyak melakukan hal-hla yang ingin saya ketahui dan tidak saya jumpai dibanjarnegara, kesan yang paling menonjol ialah ketika saya baru pulang dari perjalan setelah berkunjung ke pasar klitikan saya menemui sebuah event sederhana namun keren. sebuah konser band jazz didaerah yang say kurang saya pahami didaerah jogja, event tersebut berangsung kurang lebih dua jam san diadakn 1 minggu seklai pada har senin. konser tersebut cukup sederhana tetapi sangat memukau dengan permainan alat musik yang disajikan oleh para pemain banda jazz dan terlihat raut-raut wajah penonton yang sangat antusias yang seolah-olah mengatkan bahwa permainan musiknya sangat berkualitas tinggi, meskipun bukan band yang dikenal masyarakat luas atua bukan bend komersilah.
sungguh mengesankan...tapi tetap saja saya enek dengan kelakuakn orang-orang yang egois....



Jogjakarta, 24 September 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar